Sakit tenggorokan adalah salah satu keluhan yang sering dialami oleh banyak orang, terutama saat musim hujan atau perubahan cuaca. Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari alergi, infeksi, hingga iritasi. Salah satu bagian tenggorokan yang sering terkena masalah adalah amandel, yaitu kelenjar limfoid yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh.
Amandel bisa mengalami peradangan, pembengkakan, hingga abses akibat infeksi bakteri atau virus. Hal ini bisa menyebabkan sakit tenggorokan yang sangat mengganggu, bahkan sampai sulit menelan.
Lalu, apa saja penyebab sakit tenggorokan dan amandel yang umum terjadi? Bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya di bawah ini.
1. Penumpukan Lendir di Hidung dan Tenggorokan
Salah satu penyebab sakit tenggorokan yang sering dialami adalah penumpukan lendir di hidung dan tenggorokan, yang disebut juga sebagai postnasal drip. Lendir ini biasanya dihasilkan oleh selaput lendir hidung untuk membersihkan dan melindungi saluran pernapasan dari kotoran, debu, atau mikroba.
Namun, jika lendir terlalu banyak atau terlalu kental, maka bisa menetes ke belakang hidung dan masuk ke tenggorokan. Hal ini bisa menyebabkan iritasi, batuk, hingga sakit tenggorokan sebelah atau kedua-duanya.
Penyebab postnasal drip bisa bermacam-macam, seperti alergi, flu, sinusitis, atau infeksi bakteri. Untuk mengatasinya, anda perlu mengobati penyakit yang mendasarinya. Selain itu, anda juga bisa mengonsumsi obat dekongestan untuk mengencerkan lendir dan memudahkan pengeluarannya.
2. Peradangan Amandel
Peradangan amandel atau tonsilitis adalah kondisi di mana amandel menjadi merah, bengkak, dan nyeri akibat infeksi virus atau bakteri. Biasanya, peradangan amandel juga disertai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan pembesaran kelenjar getah bening di leher.
Peradangan amandel bisa menyebabkan sakit tenggorokan yang lebih parah pada sisi yang terinfeksi. Jika tidak ditangani dengan baik, peradangan amandel bisa berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius, seperti abses peritonsil atau radang sendi.
Untuk mengobati peradangan amandel, anda perlu minum obat penghilang rasa sakit untuk meredakan nyeri dan demam. Jika penyebabnya adalah bakteri, anda juga perlu minum antibiotik sesuai resep dokter. Selain itu, anda juga disarankan untuk banyak minum air putih, makan makanan lunak, dan berkumur dengan air garam hangat.
3. Abses Peritonsil
Abses peritonsil adalah kondisi di mana terbentuknya kantong berisi nanah di sekitar amandel akibat infeksi bakteri. Abses peritonsil biasanya terjadi pada anak-anak, remaja, atau dewasa muda yang memiliki riwayat radang amandel.
Abses peritonsil bisa menyebabkan sakit tenggorokan yang sangat hebat pada sisi yang terkena. Selain itu, gejala lain yang mungkin timbul adalah demam tinggi, bau mulut tidak sedap, kesulitan membuka mulut, kesulitan bernapas, dan suara serak.
Abses peritonsil adalah kondisi yang memerlukan penanganan medis segera. Dokter biasanya akan melakukan tindakan untuk mengeluarkan nanah dari abses dengan jarum suntik atau sayatan kecil. Setelah itu, pasien juga akan diberikan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi.
Itulah beberapa penyebab sakit tenggorokan dan amandel yang umum terjadi dan cara mengatasinya. Jika anda mengalami sakit tenggorokan yang berkepanjangan atau tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. (Sumber: Hellosehat)



Posting Komentar