cfFp0twC8a3yW2yPPC8wDumW5SuwcdlZsJFakior
Bookmark

Mengapa Thailand Memiliki Komunitas Transgender Besar? Ternyata Ini Alasannya

Berbicara tentang Thailand, orang biasanya mengaitkannya dengan masakan dan tempat wisatanya yang menakjubkan. Namun, ada juga yang mengakuinya sebagai tempat tujuan operasi plastik, terutama bagi wisatawan.

Apalagi Thailand dikenal memiliki komunitas transgender yang besar, bahkan pria yang menjalani operasi pergantian kelamin disebut Ladyboys. Jadi, mengapa begitu banyak transgender di Thailand? Mari selami lebih dalam alasan di baliknya.

Populasi Transgender Besar Thailand

Menurut data dari weareptn, jumlah individu transgender di Thailand mencapai 314.808. Angka ini diperkirakan akan meningkat secara signifikan mengingat masih banyak yang belum terdaftar secara resmi.

Alasan Dibalik Besarnya Komunitas Transgender Thailand

Budaya, tradisi, dan kepercayaan Thailand adalah salah satu alasan mengapa ada komunitas transgender yang besar di negara tersebut. Berdasarkan informasi, mayoritas penduduk Thailand menganut agama Buddha, dan pada tahun 2018, terdapat sekitar 63,2 juta umat Buddha di Thailand.

Dalam Buddhisme, individu percaya pada reinkarnasi, dan seseorang dapat terlahir kembali sebagai jenis kelamin apa pun. Oleh karena itu, mengubah jenis kelamin atau menjadi transgender tidak dianggap sebagai penyimpangan melainkan takdir bagi sebagian orang.

Selain itu, Buddhisme Thailand percaya bahwa individu transgender adalah pendosa yang mencoba menebus diri mereka sendiri.

Keterbukaan Thailand terhadap Gender dan Seksualitas

Masyarakat Thailand umumnya lebih menerima gender dan seksualitas, sehingga memudahkan individu untuk mengekspresikan diri secara bebas. Orang Thailand dikenal karena toleransi dan penerimaan mereka terhadap perbedaan, menurut Medium.

Selain itu, terapi penggantian hormon dan operasi penggantian kelamin umum dilakukan di Thailand, dan peraturannya tidak ketat. Prosedur ini dapat diperoleh tidak hanya dari rumah sakit besar tetapi juga dari apotek.

Kesamaan Transgender di Thailand

Di Thailand, individu transgender biasanya disebut sebagai Ladyboys atau Kathoey. Mengubah jenis kelamin atau menjalani operasi ganti kelamin dianggap sebagai cara untuk mengekspresikan diri dan bangga dengan penampilan seseorang.

Selain itu, individu transgender diterima secara luas dalam banyak profesi, termasuk hiburan dan kontes kecantikan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak orang yang memilih untuk menjalani operasi pergantian kelamin di Thailand.

Kesimpulan transgender Thailand 

Budaya, agama, dan keterbukaan Thailand terhadap gender dan seksualitas berkontribusi pada komunitas transgender yang besar. Memahami alasan-alasan ini dapat membantu kita lebih menghargai dan menghormati keragaman manusia.

Pandangan Islam tentang Kebangkitan Waria

Dalam Islam, konsep gender didasarkan pada jenis kelamin biologis, yang ditentukan oleh Allah (Tuhan). Oleh karena itu, mengubah jenis kelamin atau menjalani operasi penggantian kelamin dianggap sebagai penyimpangan dari tatanan alam ciptaan.

Islam menekankan pentingnya menjaga tatanan alam ciptaan dan menentang segala praktik yang mengarah pada distorsi. Allah telah menciptakan manusia sebagai laki-laki atau perempuan, dan Islam mengajarkan bahwa jenis kelamin ini harus dihormati dan dihargai.

Selain itu, Islam menekankan kesopanan dan pentingnya menutup aurat. Individu transgender yang menjalani operasi penggantian kelamin mungkin merasa kesulitan untuk mempertahankan kode berpakaian Islami karena mungkin tidak sesuai dengan identitas gender mereka.

Namun, Islam juga mengajarkan kasih sayang dan rasa hormat terhadap semua individu, termasuk mereka yang mengidentifikasi dirinya sebagai transgender. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperlakukan individu transgender dengan kebaikan dan rasa hormat, terlepas dari identitas gender mereka.

Kesimpulannya, Islam mengakui pentingnya menjaga tatanan alam ciptaan dan pentingnya gender. Meskipun tidak mendukung konsep transgenderisme, agama ini juga menekankan kasih sayang dan rasa hormat terhadap semua individu, terlepas dari identitas gender mereka.

Posting Komentar

Posting Komentar

close