Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah Kisah dan Mukjizat Nabi Ismail yang Buktinya Masih Ada sampai Sekarang

Telah diketahui berdasarkan sejarah, bahwa sumur air zam-zam yang berada di dekat Kakbah merupakan salah satu dari mukjizat seorang Rasul pilihan Allah SWT. Air Zamzam tersebut adalah tanda dari mukjizat Nabi Ismail. 

Bagaimana kisah Sumur Zamzam?

Berdasarkan kitab sejarah Nabawiyah, Nabi Ismail merupakan putra dari Nabi Ibrahim dan Siti Hajar. Berdasarkan catatan sejarah, diketahui bahwa usia Nabi Ismail mencapai 137 tahun. Nabi Ismail dibesarkan di lingkungan yang taat beribadah. Ayah dari Nabi Ismail adalah seorang nabi pilihan yang sangat berjasa dalam pembangunan Kakbah pada masa awal.

Ada sebuah buku berjudul Khasiat Air Zam-zam (ditulis oleh Taufiqurrohman, M. Si.), yang menceritakan tentang kisah mukjizat Nabi Ismail dan awal kemunculan sumur air zam-zam. Berikut ini kisahnya:

Dalam sejarahnya, ketika Siti Hajar telah melahirkan putranya, Allah SWT memerintahkan Ibrahim agar menempatkan anak-isterinya di sebuah tanah yang gersang dan tandus tanpa tumbuh-tumbuhan. Untuk beberapa hari, mereka mampu untuk bertahan hidup dengan bekal yang seadanya. Namun, setelah perbekalan itu habis, ibu dan anak tersebut kehausan.

Sebagai seorang ibu, Siti Hajar pun mencari air hingga naik ke bukit Shafa. Di bawah terik matahari, ia melihat air di bukit Marwah dan dengan segera ia menghampirinya. Tetapi, ternyata hanya fatamorgana yang diakibatkan oleh pantulan sinar matahari ke pasir. Setelah sampai di Marwah, ia malah melihat air seperti yang ia lihat di bukit Shafa. Ia pun turun kembali. Kemudian, Siti Hajar kembali berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwa sampai tujuh kali.

Saat itulah sebuah keajaiban datang. Ketika Ismail menangis, ia menghentak-hentakkan kakinya. Atas kuasa Allah SWT, dibawah hentakkan kaki Ismail, muncullah mata air. Lantas, Siti Hajar memberi Ismail air minum dari air tersebut seraya Hajar bersyukur atas karunia yang diberikan oleh Allah SWT. Mata air tersebut adalah air zam-zam.

Kisah Nabi Ibrahim bermimpi untuk menyembelih Nabi Ismail

Ilustrasi mukjizat Nabi Ismail AS. Foto: Ilustrasi: Mindra Purnomo
Kisah lainnya yang menceritakan mukjizat Nabi Ismail adalah Nabi Ismail yang hendak disembelih oleh Nabi Ibrahim. Kisah penyembelihan ini dimulai ketika saat Nabi Ismail As beranjak remaja, Nabi Ibrahim mendapatkan mimpi bahwa ia harus menyembelih putranya yaitu Ismail as. Sebagaimana yang dijelaskan pada buku 1001 Fakta Dahsyat Mukjizat Kota Makkah yang ditulis oleh Asima Nur Salsabila.

Dari mimpi tersebut adalah suatu cara dari Allah SWT untuk menurunkan wahyu kepada Nabi Ibrahim As. Nabi Ibrahim mendapatkan mimpi bahwa ia harus menyembelih putranya yang bernama Nabi Ismail As. Karena ketaatannya atas perintah yang diberikan oleh Allah SWT, Nabi Ibrahim pun harus melaksanakan perintah-Nya yang telah diwahyukan melalui mimpinya. Sungguh ujian yang berat bagi Nabi Ibrahim.

Pada saat waktu penyembelihan tiba, diikatkanlah kedua tangan dan kaki Nabi Ismail, lalu dibaringkannya ia di atas tanah. Kemudian, diambil parang yang tajam yang sudah disiapkan dan sambil beliau memegang parang ditangannya, kedua air matanya berlinang air mata. Pada akhirnya, dengan memejamkan matanya, parang tersebut digorokkan ke leher putra tercintanya.

Namun, ternyata parang tersebut tumpul di leher Nabi Ismail yang menyebabkan tidak dapat berfungsinya parang tersebut sebagaimana yang diharapkannya. Pada kejadian tersebut, mukjizat dari Allah SWT menegaskan bahwa perintah untuk pengorbanan seorang Nabi Ismail merupakan suatu ujian terkait sejauh mana Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim mencintai dan mentaati Allah SWT.

Sebagai ganti dari gagalnya penyembelihan tersebut, maka Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih seekor kambing yang telah tersedia di sampingnya. Dan Nabi Ibrahim as pun bersegera untuk memotong leher kambing tersebut dengan parang yang tumpul tadi. Kejadian ini lah yang menjadi awal mulanya sunnah dalam berkurban yang dilakukan oleh umat islam pada setiap hari raya Idul Adha di seluruh dunia. Wallahu a'lam..

Sumber: detik.com

Posting Komentar untuk "Inilah Kisah dan Mukjizat Nabi Ismail yang Buktinya Masih Ada sampai Sekarang "

close