Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Persamaan antara KH. A. Mustofa Bisri dengan KH. Sya'roni Ahmadi, Kudus dalam Mengajar

KH. A. Mustofa Bisri mengajikan Tafsir al-Ibriz karya ayahnya, KH. Bisri Mustofa. Sedangkan KH. Sya'roni Ahmadi, Kudus, membalagh Tafsir Jalalain.

Di antara kesamaan beliau berdua, jika membahas Sirah Nabawiyah di tengah-tengah pengajian, atau menjelaskan hadits, maka keseharian Rasulullah dan para sahabat tampak "nJawani", membumi, dekat dengan keseharian kita, tidak melangit dan mengawang-awang.

Apalagi ketika beliau-beliau menyebut Rasulullah dengan sebutan Kanjeng Nabi atau Kanjeng Rasul. Para istri nabi diberi sebutan Siti (Sayyidati), atau Dewi, atau Bu, tampaklah upaya membumikan manusia-manusia langit ini. 

Kiai Sya'roni, misalnya, dalam salah satu pengajian tafsirnya, ketika menjelaskan kecemburuan Sayyidah Aisyah terhadap Sayyidah Khadijah al-Kubra, uraiannya enak, sangat logis, dan sedikit jenaka tanpa merendahkan martabat kedua istri Rasulullah tersebut. Apalagi Kiai Sya'roni menyebut kedua perempuan mulia itu dengan sebutan "Bu". Terdengar grapyak. Akrab.

Kesamaan lain--dan ini juga yang kita cermati dari gaya kiai-kiai kita-- adalah kemampuan beliau berdua dalam meledek diri sendiri. Ini kemampuan khusus, tidak semua orang mampu menertawakan diri sendiri, atau melihat fenomena keseharian dengan kocak. 

Kadangkala menertawakan kualitas persaudaraan umat Islam yang merosot, meledek ihwal ibadah yang masih compang-camping, atau menertawakan keseharian yang jauh dari kata ideal. Asyiknya, beliau berdua menggunakan diksi "kita" (awak dewe) saat menjitaki diri sendiri. Dan, biasanya juga disambut dengan ledakan tawa atau senyum kecut para hadirin, atau minimal pendengar hanya bisa cengar cengir.

Kita beruntung berguru pada beliau-beliau. Meski tidak pernah berjumpa secara fisik, misalnya, tapi setidaknya kita membuka YouTube, mencari pengajian tafsir yang diampu beliau berdua, lantas menyimak dengan khidmat. Eman-eman, sayang jika ilmu yang beliau gerojokkan tidak kita wadahi. Dan, dalam hal ini tentu saja kita harus berterimakasih kepada admin yang meng-upload pengajian beliau berdua.

Ngaji...ngaji...ngaji....

Penulis: Gus Rijal mumazziq z di Grup Facebook 

Posting Komentar untuk "Persamaan antara KH. A. Mustofa Bisri dengan KH. Sya'roni Ahmadi, Kudus dalam Mengajar"

close