Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Keistimewaan dan Letak Posisi Makam KH. Maimoen Zubair

K.H. Maimun Zubair atau yang lebih akrab disapa Mbah Moen, yang wafat saat menunaikan ibadah haji, beliau memang dimakamkan di tanah suci tersebut.

Uniknya, karena sering dikunjungi oleh jama'ah asal Indonesia, maka petugas makam sudah sangat hafal letaknya.

Muhammad Sye'la, salah seorang petugas penjaga makam, dengan sigap menunjukkan lokasi makam Mbah Maimun Zubair tanpa melihat buku catatan.

Sejak jama'ah calon haji Indonesia tiba dan masuk tanah suci Mekkah, hampir setiap hari, ada saja yang berziarah ke makam sang ulama karismatik asal Rembang, Jawa Tengah itu.

Makam Mbah Moen ada di baris keempat nomor 151. Posisinya berjarak sekitar 50 meter saja dengan makam istri pertama Nabi Muhammad SAW, Sayyidatina Khadijah. 

Jamaah haji asal Indonesia banyak yang berniat berziarah ke makam Mbah Maimun sejak di Indonesia. Keluarga juga sering menyarankan untuk ziarah ke makam tersebut selain berziarah tempat suci lainnya.

Jama'ah haji Indonesia biasanya memiliki jadwal berziarah ke pemakaman Al Ma'la, setelah salat lima waktu di Masjidil Haram. Karena waktu terbanyak biasanya setelah selesai shalat Subuh atau Ashar.

Kondisi pemakaman Mbah Maimun Zubair 

Sebagaimana pemakaman di Arab Saudi, pemakaman di Ma'la hanya berupa tanah tanpa bangunan apapun. Termasuk makam dari ulama Indonesia, Mbah Maimun Zubair.

Dulunya, makam di Arab Saudi, terutama makam tokoh berpengaruh, juga berupa bangunan-bangunan monumental.

Makam Siti Khadijah misalnya, dulu berada di bawah sebuah kubah besar. Namun sejak 1925, sejalan dengan ideologi negara Arab Saudi saat itu, maka bangunan-bangunan ini dihancurkan dan tak boleh lagi ada makam berhias ornamen atau monumen penanda.

Satu-satunya penanda makam, adalah tumpukan batu, bahkan tak ada tulisan sekedar penanda makam siapa.

Nah, di sinilah 'keistimewaan' Mbah Moen. Makam beliau ada penanda berupa tumpukan batu yang terdapat tulisan nama beliau. 

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه.. امين امين يا رب العالمين

Posting Komentar untuk "Keistimewaan dan Letak Posisi Makam KH. Maimoen Zubair"

close