Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Alasan Muhammadiyah Semakin Aktif Mendirikan Pondok Pesantren

Organisasi keagamaan Muhammadiyah semakin bersemangat untuk mendirikan sejumlah pesantren termasuk di lingkungan kampus. 

Sebagaimana diketahui, Muhammadiyah menjadi organisasi keagamaan yang lebih dikenal memajukan pendidikan sekolah dan perguruan tinggi. Sejak awal Muhammadiyah lebih memprioritaskan pengembangan sistem pendidikan sekolah. Bahkan, pendidikan sekolah seolah-olah sudah menjadi trade mark Muhammadiyah.

Meskipun demikian, tidak berarti bahwa Muhammadiyah tidak mempunyai concern terhadap sistem pendidikan non-formal seperti pesantren. Muhammadiyah kini pun telah memiliki banyak pesantren. Apa alasannya?    

Alasan Muhammadiyah mulai banyak mendirikan pesantren dalam bentuk boarding school

Berikut ini ini ada beberapa alasan kenapa Muhammadiyah semakin aktif mendirikan pondok pesantren:
  1. Kebutuhan Muhammadiyah untuk melahirkan kader ulama-intelek, yaitu kader yang menguasai ilmu agama dan juga menguasai ilmu modern serta memiliki kemampuan dalam hal kepemimpinan.
  2. Sebagai wujud idealisme mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu modern. 
  3. Tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke pesantren sebagai tempat yang ideal dalam pembentukan karakter dan akhlak mulia. 

Perkembangan dan proses pengembangan Pesantren Muhammadiyah

Selama ini pondok pesantren yang bernaung di bawah organisasi Muhammadiyah telah berkembang sangat pesat, karena kepercayaan masyarakat dan juga banyak prestasi yang membanggakan telah didapatkan. Banyak perguruan tinggi Muhammadiyah juga memiliki ma'had ali. 

Adapun proses pengembangan pesantren Muhammadiyah berlangsung alamiah. Memang ada usaha melakukan akselerasi. Namun untuk menjaga kualitas pendidikan, semua harus sesuai kemampuan. 

Lembaga Pengembangan Pesantren lebih berfungsi memberikan fasilitas dan pengembangan kurikulum holistik khas Muhammadiyah.

Memang dari segi kuantitas, pesantren Muhammadiyah tergolong masih sedikit bila dibandingkan dengan jumlah pesantren yang dimiliki oleh organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Padahal Pondok Pesantren itu basis untuk melahirkan kader yang tafaqquh fiddin, kader yang penguasaan agamanya bagus. 

Sampai postingan ini diterbitkan, saat ini data pesantren Muhammadiyah berjumlah sekitar 402 pesantren di seluruh Indonesia. Data tersebut termasuk pencapaian yang menggembirakan mengingat lembaga yang mengurusi bidang pesantren ini baru dibentuk pada Muktamar Muhammadiyah yang ke-47 2015 di Makassar, Sulawesi Selatan.


Posting Komentar untuk "Alasan Muhammadiyah Semakin Aktif Mendirikan Pondok Pesantren"

close