Wasiat KH. Bashori Alwi Murtadlo Pengasuh PIQ Malang Sebelum Wafat

Orang yang meninggal, namun tidak menulis wasiat sebelum meninggal, maka dia akan mati dalam keadaan jahiliyyah atau cacat dan bisu di mata Allah SWT.

Orang yang yang wafat akan saling mengunjungi. Tetapi orang yang tidak menulis wasiat, maka kelak tidak berbicara dengan orang lain

Maka, Insya Allah ini adalah wasiat terbaik untuk diwasiatkan sebelum meninggal dunia

Aku berwasiat kepada keluarga dan  anak keturunanku dan semuanya
1. Hendaklah semua bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala
2.  Sholat berjamaah dengan  seluruh sholat macam sunnah
3. Hendaklah dermawan kepada siapapun
4. Hendaklah membaca Al-Qur'an dan shalawat
5. Selalu mengisi kehidupan dengan amal-amal soleh
6. Lazimkanlah silaturrahmi kepada keluarga, teman-teman terutama kepada guru dan gurunya sendiri baik yang keadaan masih hidup maupun yang sudah wafat

Harap masing-masing orang menaruh wasiat ini di bawah bantal. Setiap kali dia tidur agar wasiat ini bisa dibaca dan diketahui oleh orang-orang lain yang ditinggalkannya.

*Wasiat disampaikan oleh KH. Lutfi Bashori dalam penghormatan terakhir wafatnya KH. Bashori Alwi di Masjid Hizbullah Singosari Malang, 24 Maret 2020

Wasiat diatas baru diketahui tadi pagi, setelah salah satu santri KH. Bashori Alwi menyerahkan lembaran wasiat tersebut kepada keluarga dalam keadaan rapi dan telah dilaminating.

**Salinan diatas diambil transkrip dari sambutan KH. Lutfi Bashori atas nama keluarga al-maghfurlahu KH. Bashori Alwi. Mohon berkenan mengkoreksi jika terdapat kesalahan dalam penulisan diatas, karena kami menyalinnya dari rekaman suara.

Belum ada Komentar untuk "Wasiat KH. Bashori Alwi Murtadlo Pengasuh PIQ Malang Sebelum Wafat "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel