Pengertian dan Tingkatan Sahabat Nabi Muhammad SAW

Sahabat Nabi adalah mereka yang mengenal Nabi
Muhammad, mempercayai ajarannya, dan meninggal dalam keadaan Islam.

Dalam kitabnya Al-Isbahah fi Tamyiz ash-Shahabah, Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 852 H/1449 M) menyampaikan bahwa:

"Sahabat (صحابي, ash-shahabi) adalah orang yang pernah berjumpa dengan Nabi dalam keadaan beriman kepada beliau dan meninggal dalam keadaan Islam".

Dalam Kitab Muqadimmah karya Ibnu ash-Shalah (w. 643 H/1245 M), diriwayatkan perkataan Sahabat Anas bin Malik:

Dikatakan kepada Anas, “Engkau adalah sahabat Rasulullah dan yang paling terakhir yang masih hidup.” Anas menjawab, “Kaum Arab (badui) masih tersisa, adapun dari sahabat beliau, maka saya adalah orang yang paling akhir yang masih hidup.

Menurut Al-Hakim an-Naisaburi dalam karyanya Al-Mustadrak, tingkatan Sahabat terbagi dalam dua belas tingkatan yaitu:

1. Para Khulafa'ur Rasyidin dan selebihnya dari Sepuluh yang Dijanjikan Surga ketika masih hidup

2. Para Sahabat Nabi yang masuk Islam di Makkah sebelum Umar dan mengikuti majelis Daarul Arqam

3. Para Sahabat Nabi yang ikut serta berhijrah ke negeri Habasyah

4. Para Sahabat Nabi Kaum Anshar yang ikut serta dalam Bai'at Aqabah Pertama

5. Para Sahabat Nabi Kaum Anshar yang ikut serta dalam Bai'at Aqabah Kedua

6. Para Sahabat Nabi Kaum Muhajirin yang berhijrah sebelum sampainya Nabi Muhammad di Madinah dari Quba

7. Para Sahabat Nabi yang ikut serta dalam Perang Badar

8. Para Sahabat Nabi yang berhijrah antara Perang Badar dan Perjanjian Hudaibiyyah

9. Para Sahabat Nabi yang ikut serta dalam Bai'at Ridhwan pada saat ekspedisi Hudaibiyyah

10. Para Sahabat Nabi yang masuk Islam dan berhijrah ke Madinah setelah Perjanjian Hudaibiyyah

11. Para Sahabat Nabi yang masuk Islam setelah Fathu Makkah

Belum ada Komentar untuk "Pengertian dan Tingkatan Sahabat Nabi Muhammad SAW"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel