Keutamaan dan Manfaat Membaca Sholawat Ya Rasulallah Salamun 'Alaik

Daftar Isi

Sholawat merupakan salah satu bentuk cinta dan penghormatan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. Salah satu sholawat yang populer di kalangan umat Islam adalah "Ya Rasulallah Salamun 'Alaik". 

Sholawat ini sering dilantunkan dalam berbagai majelis dan memiliki makna mendalam yang mengandung doa serta pujian kepada Rasulullah SAW. Berikut adalah tafsir dari lirik sholawat tersebut dalam perspektif ajaran Islam.

Lirik Sholawat Ya Rasulallah Salamun 'Alaik

Arab:

يَارَسُوْلَ اللهِ سَلَامٌ عَلَيْكَ ۰ يَارَفِيْعَ اْلشَّانِ وَاْلدَّرَجِ

Yâ Rosûlallâh salâmun ‘alaik, yâ rofî’asy-syâni waddaroji

Wahai utusan Allah, semoga keselamatan tetap padamu, Wahai yang berbudi luhur dan bermartabat tinggi

Makna Sholawat

Keselamatan dan Kemuliaan untuk Rasulullah

Ayat pertama dalam sholawat ini menyampaikan salam dan keselamatan kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagai umat Islam, memberikan salam kepada Rasulullah merupakan bentuk penghormatan dan cinta kita kepada beliau. Nabi Muhammad SAW diakui sebagai sosok yang berbudi luhur dan memiliki martabat yang tinggi.

Keberkahan dan Kasih Sayang

عَطْفَةً يَاجِيْرَةَ اْلعَلَمِ ۰ يَاأُهَيْلَ اْلجُوْدِ وَاْلكَرَمِ

‘Athfatan yâ jîrotal ‘alami, yâ uhailal jûdi wal karomi

"Rasa kasihmu wahai pemimpin tetangga, Wahai ahli dermawan dan pemurah hati"

Dalam ayat ini, Rasulullah SAW disebut sebagai sosok pemimpin yang penuh kasih sayang dan kedermawanan. Beliau selalu mengedepankan kebaikan dan kemurahan hati kepada sesama, menjadi teladan yang patut diikuti oleh seluruh umat.

Keteladanan Ahli Bait

أَهْلُ بَيْتِ الْمُصْطَفَى الطُّهُرِ ۰ هُمْ أَمَانُ الْأَرْضِ فَادَّكِرِ

Ahlu baitil Mushthofâth-thuhuri, hum amânul ardhi faddakiri

"Ahli rumah nabi pilihan yang disucikan. Mereka itu pengaman bumi, maka ingatlah".

Sholawat ini juga mengandung pujian kepada keluarga Nabi Muhammad SAW atau yang dikenal dengan Ahli Bait. Mereka dianggap sebagai penjaga dan pelindung bumi karena kesucian dan keteladanan mereka dalam menjalankan ajaran Islam.

Doa dan Permohonan

رَبِّ فَانْفَعْنَا بِبَرْگتِهِمْ ۰ وَاهْدِنَااْلحُسْنَی بِحُرْمَتِهِمْ

Robbi fanfa’nâ bibarkatihim wahdinâl husnâ bi hurmatihim

"Ya Allah, dengan barokah mereka, berila kami kemanfaatan. Dan dengan kehormatan mereka, tunjukkan kami kepada kebaikan".

Ayat ini adalah doa yang memohon kepada Allah agar memberikan manfaat dan petunjuk melalui berkah dari Ahli Bait. Ini menunjukkan betapa pentingnya memohon perlindungan dan petunjuk dari Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam paragraf selanjutnya ini, kita akan membahas tentang teks lirik sholawat Ya Rasulullah Salamun Alaik Tumhiho, beserta terjemahan dan penjelasan singkatnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memahami dan mengamalkan sholawat ini dengan lebih baik.

Video Sholawat Ya Rasulallah (Tumhiho) versi Gus Aldi





Teks Lirik Sholawat Ya Rasulallah Salamun Alaik Tumhiho

Berikut adalah teks lirik sholawat Ya Rasulullah Salamun Alaik Tumhiho:

يارسول الله سلام عليك ، يارفيع الشان والدرج

Yâ Rosûlallâh salâmun ‘alaik, yâ rofî’asy-syâni waddaroji

عطفة ياجيرة العلم ، ياأهيل الجود والگرم

‘Athfatan yâ jîrotal ‘alami, yâ uhailal jûdi wal karomi

نحن جيران بذا الحرم ، حرم الإحسان والحسن

Nahnu jîrônu bidzâl haromi, haromil ihsâni wal hasani

نحن من قوم به سگنوا ، وبه من خوفهم امنوا

Nahnu min qoumin bihî sakanû, wa bihî min khoufihim âminû

وبأيات القرآن عنوا ، فاتئد فينا أخا الوهن

Wa bi âyâtil qur-ãni ‘unû, fatta-id fînâ akhôl wahani

نعرف البطحا وتعرفنا ، والصفا والبيت يألفنا

Na’riful bath-hâ wa ta’rifunâ, wash-shofâ wal baitu ya,lafunâ

ولنا المعلی وخيف منا ، فاعلمن هذا وکن زکن

Wa lanâl Ma’lâ wa khoifu minâ, fa’laman hâdzâ wakun zakini

ولنا خير الأنام أب ، وعلي المرتضی حسب

Wa lanâ khoirul anâmi abu, wa ‘Aliyyul murtadlô hasabu

رب فانفعنا ببرگتهم ، واهدناالحسنی بحرمتهم

Robbi fanfa’nâ bibarkatihim wahdinâl husnâ bi hurmatihim

Terjemahan dan Penjelasan Lirik Sholawat Ya Rasulullah Salamun Alaik

Berikut adalah terjemahan dan penjelasan lirik sholawat Ya Rasulullah Salamun Alaik:

Wahai utusan Allah, semoga keselamatan tetap padamu,

Wahai yang berbudi luhur dan bermartabat tinggi

Di bait ini, penyanyi menyapa Nabi Muhammad SAW dengan ucapan salam, yang merupakan doa agar beliau selalu dalam keadaan baik dan sejahtera. Penyanyi juga memuji Nabi Muhammad SAW sebagai orang yang memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah SWT dan makhluk-Nya, serta memiliki akhlak yang mulia dan terpuji.

Rasa kasihmu wahai pemimpin tetangga,

Wahai ahli dermawan dan pemurah hati

Di bait ini, penyanyi menyatakan rasa cintanya kepada Nabi Muhammad SAW, yang merupakan pemimpin tetangga bagi orang-orang Mekah, tempat beliau dilahirkan dan berdakwah. Penyanyi juga mengagumi Nabi Muhammad SAW sebagai orang yang sangat dermawan dan pemurah hati, yang selalu membantu dan memberi kepada orang-orang yang membutuhkan.

Kami tetangga di tanah haram ini.

Tanah haram tempat berbuat baik dan memberi kebaikan.

Di bait ini, penyanyi menyebut dirinya sebagai tetangga Nabi Muhammad SAW di tanah haram Mekah, yaitu tanah yang disucikan oleh Allah SWT dan dilarang melakukan perbuatan jahat di dalamnya. Penyanyi juga menyebut tanah haram sebagai tempat untuk berbuat baik dan memberi kebaikan, sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Kami dari kaum yang tinggal di tempat itu.

Tempat yang mereka merasa aman dari ketakutan.

Di bait ini, penyanyi menyebut dirinya sebagai bagian dari kaum yang tinggal di Mekah, yaitu kaum Quraisy, yang merupakan kaum terhormat dan terkuat di Arab. Penyanyi juga menyebut Mekah sebagai tempat yang memberikan rasa aman dari ketakutan, karena Mekah memiliki keistimewaan dan perlindungan dari Allah SWT.

Dengan ayat-ayat Al-Qu’an mereka mendapat inayah.

Renungkanlah di hati kita, wahai yang berjiwa lemah.

Di bait ini, penyanyi menyebut ayat-ayat Al-Qur'an sebagai sumber inayah atau pertolongan dari Allah SWT bagi orang-orang yang beriman. Penyanyi juga menasehati dirinya sendiri dan orang-orang yang berjiwa lemah untuk merenungkan ayat-ayat Al-Qur'an dan mengambil pelajaran darinya.

Kami mengenal padang pasir dan ia mengenal kami,

Bukit Shafa dan Baitil-Haram menawan hati kami.

Di bait ini, penyanyi menyebut padang pasir sebagai tempat hidupnya bersama Nabi Muhammad SAW, yang merupakan tempat yang keras dan penuh tantangan. Penyanyi juga menyebut Bukit Shafa dan Baitil-Haram sebagai tempat-tempat suci yang menarik hatinya untuk beribadah. Bukit Shafa adalah salah satu bukit di Mekah, tempat Nabi Muhammad SAW berdakwah pertama kali. Baitil-Haram adalah Ka'bah, yaitu rumah Allah SWT di bumi.

Kami punya Ma’la dan masjid Kha’if di kota Mina.

Ketahuilah ini, beradalah dan beribadahlah di sana.

Di bait ini, penyanyi menyebut Ma'la dan masjid Kha'if sebagai tempat-tempat penting bagi umat Islam di kota Mina, yaitu kota dekat Mekah yang menjadi bagian dari ibadah haji. Ma'la adalah pemakaman umum di Mina, tempat dimakamkannya sebagian besar sahabat Nabi Muhammad SAW. Masjid Kha'if adalah masjid besar di Mina, tempat Nabi Muhammad SAW shalat bersama para sahabatnya saat haji. 

Mengetahui ini, beradalah dan beribadahlah di sana.

Di bait ini, penyanyi mengajak kita untuk mengetahui sejarah dan keutamaan tempat-tempat tersebut, dan berusaha untuk berlaku adil dan beribadah dengan baik di sana.

Kami mempunyai ayah sebaik-baik makhluk.

Dan adalah keturunan Ali yang diridhai.

Di bait ini, penyanyi menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai ayah sebaik-baik makhluk, yang merupakan bapak dari semua umat Islam. Penyanyi juga menyebut Ali bin Abi Thalib, yang merupakan sepupu dan menantu Nabi Muhammad SAW, sebagai keturunan yang diridhai oleh Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

Ya Allah, dengan barokah mereka, berila kami kemanfaatan.

Dan tunjukilah kami kebaikan dengan kehormatan mereka.

Di bait ini, penyanyi berdoa kepada Allah SWT agar memberikan kemanfaatan dan kebaikan kepada kita dengan barokah dan kehormatan dari Nabi Muhammad SAW dan Ali bin Abi Thalib. Barokah adalah keberkahan yang melimpah dari Allah SWT. Kehormatan adalah penghormatan yang diberikan oleh Allah SWT dan makhluk-Nya.

Kesimpulan 

Sholawat "Ya Rasulallah Salamun 'Alaik" adalah bentuk ekspresi cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui sholawat ini, kita memohon keselamatan, berkah, dan petunjuk dalam menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran Islam. Sholawat ini juga mengingatkan kita akan pentingnya meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah dan Ahli Bait dalam kehidupan sehari-hari.

Posting Komentar