Al Khawarizmi, Bapak Aljabar yang diidolakan Mark Zuckerberg

Al Khawarizmi, nama lengkap nya Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī, Lahir sekitar tahun 780 M di Khwārizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat sekitar tahun 850 M di Baghdad.

Sebutan lain untuknya diberikan oleh al-Ṭabarī, yaitu: "al-Majūsī,". Ini mengindikasikan ia adalah pengikut Zoroaster (penyembah Api) dari suku Arya / Persia, kemudian dengan karya buku Al-Jabar dia menunjukkan diri sebagai seorang Muslim. Jadi sebutan Al-Tabari yang ditujukan pada saat ia muda, ia beragama Majusi.

Hampir sepanjang hidupnya, ia bekerja sebagai dosen di Sekolah Kehormatan di Baghdad yang didirikan oleh Khalifah Bani Abbasiyah Al-Ma'mun.

Buku pertamanya, Al Jabar, adalah buku pertama yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat, sehingga ia disebut sebagai Bapak Aljabar.

Karya terbesarnya adalah dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, geografi, kartografi, sebagai pondasi dan kemudian lebih inovatif dalam aljabar, trigonometri.

Al Khawarizmi juga dikenal sebagai penemu angka nol dan juga angka deret yang dipakai saat ini. Bisa dibayangkan bila saat ini angka deret memakai angka Romawi, makin pusing kepala kita.

Al Khawarizmi adalah salah satu tokoh yang diidolakan oleh Mark Zuckerberg, sang penggagas facebook.

Pemerintah Uni Soviet (sekarang Rusia) memberikan penghargaan untuk memperingati ulang tahun al-Khwārizmī yang ke-1200 dengan  prangko foto Al Khawarizmi terbitan 6 September 1983.

Belum ada Komentar untuk "Al Khawarizmi, Bapak Aljabar yang diidolakan Mark Zuckerberg"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel